8 Kesalahan Penggunaan Vacuum Cleaner

iclebo-indonesia

Awas Vacuum Cleaner Bisa Rusak!

Vacuum cleaner jelas-jelas dapat meringankan pekerjaan kita dalam membersihkan rumah.

Penggunaan vacuum cleaner pun mudah, bahkan bisa dibilang Anda bisa langsung menggunakannya tanpa perlu membaca buku petunjuk penggunaan. Tapi jika dipikir-pikir, apakah kita sudah menggunakan vacuum cleaner dengan tepat?

Jika ternyata masih muncul beberapa hal seperti vacuum cleaner yang cepat rusak, kekuatan menyedot yang berkurang, hingga sedikitnya debu yang tersedot, bisa jadi selama ini Anda belum tepat menggunakan vacuum cleaner. Berikut 8 Kesalahan Penggunaan Vacuum Cleaner.

1. Menyedot Benda Keras

Ada kalanya Anda menemui batu kecil, uang logam, kancing, atau benda kecil lainnya yang keras. Hanya karena ukurannya kecil, bukan berarti benda tersebut harus disedot. Justru benda-benda tersebut dapat tersangkut atau bahkan merusak mesin vacuum cleaner. Sekali dua kali mungkin Anda merasa tidak apa-apa, tetapi jika terlalu sering bisa-bisa Anda membutuhkan vacuum cleaner baru.

2. Menyedot Air

Vacuum cleaner jelas tidak didesain untuk menyedot air atau cairan lainnya. Jika Anda melakukannya maka resikonya mesin bisa korslet. Jika tidak korslet pun isi kantung debu akan sulit dibersihkan karena kotoran-kotoran akan menjadi basah sehingga membuatnya sulit untuk dibersihkan.

3. Tidak Membuang Segera Isi Kantung Debu

Untuk menampung debu yang disedot, maka di dalam vacuum cleaner terdapat kantung debu. Semakin sering Anda menyedot debu, jelasnya semakin penuh isi kantung. Yang perlu diketahui adalah jika isi kantung sudah terisi sekitar dua pertiganya, maka kekuatan menyedot akan berkurang. Sebaiknya langsung buang isi kantung debu setelah aktifitas menyedot debu selesai. Kebiasaan yang sering ditemui adalah menunda-nunda membuang isi kantung karena menganggap debu yang disedot hanya sedikit.

4. Tidak Menyedot Dalam 2 Arah

Hal ini berlaku ketika Anda menyedot karpet. Jika Anda hanya menyedot dalam satu arah sajam maka berbagai kotoran tidak akan benar-benar tersedot. Dengan menyedot dalam 2 arah (maju mundur tiap arahnya) maka akan memastikan debu tersedot secara maksimal.

5. Malas Memindahkan Perabotan

Ruang tamu dan ruang keluarga merupakan salah satu ruangan yang dipenuhi dengan perabotan seperti sofa, meja, hingga lemari kecil. Jika ujung selang vacuum cleaner tidak dapat mampu mencapai kolong perabotan, lebih baik Anda memindahkan perabotan terlebih dahulu sebelum menyedot debu. Hal ini dilakukan agar seluruh ruangan bisa benar-benar bersih, daripada Anda terus-menerus menumpuk kotoran di suatu tempat hanya karena tidak mampu dijangkau.

6. Tidak Menggunakan Attachment dengan Tepat

Vacuum cleaner dibekali dengan berbagai macam attachment atau alat tambahan yang berfungsi untuk menyedot debu sesuai dengan area yang tepat sehingga debu dapat dibersihkan secara maksimal. Misalnya Crevice Tool yang memiliki fungsi untuk menyedot debu di sudut-sudut sempit. Pastikan Anda membaca buku petunjuk penggunaan untuk menggunakan attachment yang tepat.

7. Terburu-Buru Dalam Menyedot

Jika Anda menyedot terlalu cepat, maka pembersihan tidak akan maksimal dan masih banyak debu akan tertinggal. Misalnya pada karpet, tekan sambil dorong ujung selang vacuum cleaner secara pelan agar debu di permukaan karpet benar-benar tersedot. Selain itu lihat area yang akan dibersihkan apakah terdapat barang-barang keras yang dapat tersedot. Jika ada sebaiknya diambil terlebih dahulu.

8. Tidak Merawat Vacuum Cleaner

Seperti layaknya benda elektronik lainnya, vacuum cleaner juga memerlukan perawatan. Membersihkan kantung debu sudah pasti dilakukan, dan jika terdapat hal lain yang perlu diganti seperti filter HEPA maka Anda harus melakukannya. Kemudian simpan vacuum cleaner pada tempat yang jauh dari tetesan atau rembesan air. Dan jika Anda mendengar suara yang aneh pada vacuum cleaner, segera cek selang apakah terdapat benda yang tersangkut di dalamnya.

Itulah 8 Kesalahan Saat Menggunakan Vacuum Cleaner, dan jika Anda menghindarinya maka proses pembersihan debu bisa lebih maksimal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s